BLOG GALAHERANG sebuah media informasi tentang review, pendidikan, perjalanan, kesehatan dan budaya

Ya Salam Pantai Kijing

         Tokoh-tokohnya Laila Elfarani Kusuma, Ilham, Bapak Prof. Dr. H. Adi Kusuma, M. Pd dan Mr. Mike.
         Tahun 2037 sudah tiba, perekonomian masyarakat Sungai Kunyit semakin meningkat. Gedung-gedung tinggi tertata rapi di pinggir jalan raya. Pembangunan perumahan semakin meningkat sehingga rumah penduduk terlihat padat.
    Jembatan panjang yang menghubungkan Sungai Kunyit ke Pulau Temajo menjadi suatu pemandangan yang indah tersendiri. Pelabuhan Internasional itu berdiri kokoh, menjadi pusat perekonomian dan lapangan pekerjaan. Daya saing sumber daya manusia juga semakin ketat.
    Orang-orang asing juga berdatangan mergunjungi Sungai Kunyit. Mereka datang sebagai wisatawan dan ada juga yang menjadi tenaga kerja. Pendidikan dan keahlian menjadi acuan.
       Jam 1 siang Laila, Ilham dan teman lainnya sedang mengerjakan tugas kuliah di perpustakaan kampus di Kota Mempawah. Selain mengerjakan tugas, Laila juga mengotak-atik isi tulisan blog pribadiya.
       "Ham, cobe gak kesini'," panggilku pada Ilham yang duduk berjarak 4 meter.
       "Tunggu, bentar agik, La".
      "Bentar jak be kau kesini'
      "Iye-iye. Perempuan ni tak tau sabar," Ilham mengesave tulisannya kemudian menghampiriku.
      "Liat nya," aku memperlihatkan laptop ke Ilham.
      "Siape yang bekomentar di tulissn blog kau tu?".
      "Orang luar negri, bule' dari Jerman, Ham".
      "Balaslah. Kau kan pacak bebahase Inggres," saran Ilham.
     "Tapi be Aku takot nak balasnye, Ham," ada perasaan takut didalam diriku.
    "Bile agik kau nak bantu' orang. Die tu seorang peneliti yang nak neliti di daerah kau Ngai Kunyet," Ilham berusaha menyakinkanku.

        Beberapa minggu kemudian seorang bule' yang berasal dari Negara Jerman itu menghubungiku. Ia ingin menemuiku dan meminta bantuan agar bisa dipertemukan dengan seorang penulis sejarah yang berasal dari Sungai Kunyit.
      Setelah sampai hari dan jam yang sudah ditentukan. Mr. Mike menemuiku di depan Kampus Kota Mempawah. Sebelum ke Mempawah dari Bandara Supadio ia sudah menginap satu malam bersama rekannya di Kota Pontianak.
       Melalui telepon aku sudah berpesan. Agar memudahkan mereka menemuiku patokannya yaitu kampus. Setelah bertemu Aku mengajak mereka berdiskusi di sebuah tempat yang sangat favorit di Kota Mempawah.
    "Sangat senang bisa bertemu dengan anda, Miss Laila," ucap Mr. Mike padaku sambil mengulurkan kedua tangannya.
      "Wah, ternyata bisa berbahasa Indonesia. Senang juga bisa bertemu dengan tuan, Mr. Mike," aku membalas uluran tangannya dengan dekapan tangan terkatup di dada saja.
"Kenapa Miss Laila tidak mau bersalaman denganku?" tanya Mr. Mike dengan penuh penasaran.
      "Maaf, Tuan. Ini sudah menjadi kebiasaanku," jawabku dengan Bahasa Indonesia, agar mereka lebih mudah memahami komunikasi yang berlangsung.
     "Begini Mr. Mike. Bagi seorang muslimah bersentuhan dengan bukan mahramnya tidak boleh, dan itu juga salah satu untuk menjaga kesucian air wudhunya untuk melanjutkan shalat lima waktu berikutnya," juru bicara Mr. Mike berusaha membantu menjelaskan, karena ia juga seorang muslim berkebangsaan Indonesia juga.

           Setelah selesai berdiskusi di sebuah kafe tersebut. Selanjutnya kami akan melanjutkan ke Sungai Kunyit. Mempertemukan Mr. Mike dengan Pak Prof yang terbilang masih muda berusia 51 tahun.
         "Ayo, kita berangkat satu mobil saja, Miss Laila," pinta juru bicara itu.
         "Maaf, Tuan. Aku berangkat sendiri saja," aku menolak ajakannya.
        "Kalau kamu masih merasa takut dengan kami bertiga, kamu boleh mengajak temanmu yang lain. Agar menghindar dari fitnah.
      "Begini Tuan. Berhubung aku ke kampus mengendarai sepeda motor, tentunya pulang juga mengendarai motor," jelasku pada mereka.

Mobil warna hitam itu terus melaju menuju daerah Sungai Kunyit. Mr. Mike bersama juru bicaranya duduk dibelakang, dan sopirnya tetap fokus memandang ke depan. Aku mengikuti mereka dari belakang.
Share on Google Plus

About Adi Kusuma

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment