BLOG GALAHERANG sebuah media informasi tentang review, pendidikan, perjalanan, kesehatan dan budaya

Asrama Mahasiswa Kabupaten Mempawah Memperingati Tahun Baru Hijriyah 1438


Umat Islam di seluruh dunia memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1438 Hijriyah, yang bertepatan dengan 2 Oktober 2016. Tahun baru Islam merupakan sebuah perhitungan tahun bagi umat Islam yang dimulai dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Peristiwa ini tergores dalam tinta sejarah Islam yang hingga saat ini diperingati sebagai pergantian tahun baru Islam. 

Tahun baru Islam hijriyah memberikan arti dan makna tersendiri bagi umat Islam. Warga asrama mahasiswa Kabupaten Mempawah menggelar peringatan tahun baru hijriyah. Dengan mengusung tema “Melalui Momentum Tahun Baru Islam 1438 H. Mari Kita Jaga Ukhuwah Islamiyah Dengan Meningkatkan Iman Dan Takwa Kita Kepada Allah SWT”. 

Rangkaian acara dipandu oleh Andri Muhrim Siddik dan kemudian dilanjutkan kata sambutan dari Bapak Helzi selaku pengurus Surau Al-Mukmin. 

Bapak Helzi menyampaikan kata sambutannya "Kegiatan yang dilaksanakan oleh warga asrama mahasiswa Kabupaten Mempawah dalam momen tahun baru hijriyah sangat positif, acara ini merupakan muasabah diri agar kita bisa jauh lebih baik lagi dalam melaksanakan ibadah dan melakukan aktivitas sehari-hari yang bermanfaat kedepannya. Kegiatan seperti ini  bisa dilaksanakan di tahun berikutnya" Tuturnya.


Untuk tahun ini Pengurus Bidang Kerohanian Asarama Mahasiswa Galaherang dan Mahasiswi Utin Chandramidi berinisiatif bekerjasama dengan pengurus Surau Al-Mukmin. Pada siang harinya panitia mengadakan perlombaan anak-anak warga sepakat 1. Lomba yang diadakan ada tiga jenis perlombaan, yang pertama lomba adzan, kedua lomba wudhu, dan ketiga lomba membaca surah pendek.

Malam penutupan diadakan kajian Islami dan pembagian hadiah perlombaan untuk anak-anak. Sehingga perayaannya dilaksanakan di Surau Al-Mukmin, di Jalan Ahmad Yani 1, Gg. Sepakat 1 Pontianak. Dalam rangkaian acara Ketua Asrama Galaherang Isra' Nurhidayat memberikan kata sambutannya kepada jemaah yang hadir.

Pembacaan ayat suci al-Qur'an dan sari tilawah dibacakan oleh Muhammad Ikhsan dan Ahmad Kurdi. Surah al-Imran ayat 189-194.


Peristiwa Hijrah dari Makkah ke Madinah bukan saja mengandung nilai sejarah dan strategi perjuangan, tapi juga mengandung nilai-nilai dan pelajaran berharga bagi perbaikan kehidupan umat secara pribadi dan kejayaan kaum muslim pada umumnya. Tahun hijriyah mulai diberlakukan pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Umar menjadikan tahun Hijriyah sebagai jaman baru pengembangan Islam, karena penanggalan itu mengandung makna spiritual dan nilai historis yang amat tinggi harganya bagi agama dan umat Islam. 
Kajian Islami disampaikan oleh Ustadz Miskari, Lc. M. Hi
Ustadz Miskari, Lc. M. Hi
Sahabat yang berjasa dalam penanggalan Tahun Hijriyah adalah Ali bin Abi Thalib. Keponakan Rasulullah SAW inilah yang mencetuskan pemikiran agar penanggalan Islam dimulai penghitungannya dari peristiwa hijrah, saat umat Islam meninggalkan Makkah menuju Yatsrib (Madinah).Hijrah adalah momentum perjalanan menuju Daulah Islamiyah yang membentuk tatanan masyarakat Islam, yang diawali dengan eratnya jalinan solidaritas sesama Muslim (ukhuwah Islamiyah) antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar.Jalinan ukhuwah yang menciptakan integrasi umat Islam yang sangat kokoh itu telah membawa Islam mencapai kejayaan dan mengembangkan sayapnya ke berbagai penjuru bumi. Kaum Muhajirin-Anshar membuktikan, ukhuwah Islamiyah bisa membawa umat Islam jaya dan disegani.
Makna tahun baru Islam bahwa Nabi Muhammad hijrah dari Mekah menuju Madinah merupakan peristiwa penting lahirnya Islam sebagai agama yang berjaya. Dari peristiwa hijrah, Islam berkembang pesat di Madinah yang pada akhirnya berkembang dan meluas hingga ke Mekah dan daerah-daerah sekitarnya. Nabi Muhammad sendiri berhijrah bukan tanpa alasan, tetapi mendapatkan wahyu sekaligus bentuk respon untuk menanggapi sikap masyarakat Arab yang kurang berkenan dengan ajaran Islam.
Dampak dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad ini, Islam mulai menunjukkan taringnya dan negara Islam (daulah Islamiyah) terbentuk. Daulah Islamiyah pada zaman Nabi sangat menjunjung tinggi toleransi yang termaktub dalam Piagam Madinah. 

Menurut Ustadz Miskari "Setidaknya ada 8 hikmah yang bisa diambil dalam peringatan tahun baru hijriyah. Menyiarkan ajaran Islam, bahwa Islam itu ada, Islam itu cinta damai. Untuk mengetahui orang-orang yang membenci Islam, orang memberi tipu daya pada Islam, orang yang tidak suka dengan Islam. Meneladani sahabat yaitu Ali bin Abi Thalib yang selalu senantiasa membantu dan menjaga Nabi Muhammad SAW, dalam berdakwah dan beperang. Untuk memberi tahu mana sahabat yang layak dan pantas dijadikan sahabat. Menegaskan segala usaha dan upaya. Bersungguh-sungguh dalam berdakwah, jangan setengah-tengah. Setiap perjuangan pasti ada halangan namun, pertolongan Allah SWT itu selalu datang. Menambah kepercayaan umat Islam, berbuat sesuatu semestinya hati, lisan, dan perbuatan semuanya senada. Karena Islam itu agama yang benar, Islam itu dijaga Allah SWT. 



Share on Google Plus

About Adi Kusuma

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment