BLOG GALAHERANG sebuah media informasi tentang review, pendidikan, perjalanan, kesehatan dan budaya

Festival Arakan Pengantin Melayu Kota Pontianak 2016

HUT Kota Pontianak ke 245 Festival Arakan Pengantin Melayu Tahun 2016
Sumber Gambar : Mahdana
Menjelang HUT  Kota Pontianak ke 245 berbagai agenda kegiatan dilaksanakan.  Dari beberapa daftar agenda Festival Arakan Penganten Melayu masuk ke urutan nomor  5. Agenda ini dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 9 Oktober 2016. Rutenya dari Museum Provinsi Kalimantan Barat menuju Car Free Day Jalan Ahmad Yani hingga ke halaman Masjid Raya Mujahidin Kota Pontianak, pelaksanaanya dimulai dari jam 06.30 wib sampai selesai.
Sumber Gambar : Mahdana
Agenda Festival Arakan Penganten Melayu diadakan setiap tahun dalam rangka menyemarakkan hari jadi Kota Pontianak. Di tahun 2016 festival ini masuk kelima kalinya digelar. Peserta arakan pengantin berasal dari beberapa kecamatan dan kelurahan yang ada di Kota Pontianak. Agenda ini sangat menarik perhatian warga Kota Pontianak dan para pengunjung wisatawan yang ingin menyaksikan.
Sumber Gambar : Mahdana
Setiap daerah memiliki budaya tersendiri dan setiap daerah tentunya juga ingin melestarikan budaya yang sudah ada. Festival Arakan Pengantin salah satu bentuk upaya mewujudkan adat istiadat yang sudah menjadi tradisi pada saat pernikahan orang Melayu Pontianak. Tentunya ini sesuatu yang bersifat positif untuk dilestarikan agar generasi muda mengetahui budaya yang khas seperti ini.    
Sumber Gambar : Mahdana
Banyak sekali keseruan di festival arakan pengantin ini. Para pengunjung bisa melihat langsung pakaian dan peralatan yang dibawa oleh peserta pasangan pengantin. Dihari bersamaan juga ada nikah bersama dalam menyemarakkan hari jadi Kota Pontianak yang dilaksanakan di Masjid Raya Mujahidin pukul 09.00 wib sampai selesai.
Share on Google Plus

About Adi Kusuma

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment