BLOG GALAHERANG sebuah media informasi tentang review, pendidikan, perjalanan, kesehatan dan budaya

Asal Usul Nama Sungai Kunyit

    Tak banyak orang yang tahu tentang asal-usul nama daerah ini yang merupakan dari sebuah cerita tentang anak sungai dan tanaman rempah berupa Kunyit.
Foto: Komunitas Kecamatan Ngai Kunyet 
    Sungai Kunyit dikenal sebagai desa lintas dua kota, yaitu Kota Pontianak dan Kota Singkawang. Jika seseorang dari jalur Kota Pontianak hendak ke Kota Singkawang maka Desa Sungai Kunyit akan dilaluinya, sebaliknya jika seseorang dari jalur Kota Singkawang hendak ke Kota Pontinakak maka  Desa Sungai Kunyit akan dilaluinya. Maka dari itu, Desa Sungai Kunyit menghubungkan dua kota di Kalimantan Barat.
     Selain itu, Desa Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah ini juga menyimpan sebuah legenda yang menarik untuk diketahui. Karena tak banyak orang yang mengetahui tentang asal-usul nama daerah dari cerita turun-temurun dari orang masa lalu.
    Sungai Kunyit merupakan sebuah desa yang terletak di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Indonesia. Desa ini terdiri dari tiga desa, yaitu Desa Sungai Kunyit Laut, Desa Sungai Kunyit Dalam, dan Desa Sungai Kunyit Hulu.
   Daerah ini dikenal akan keindahan lokasi objek wisata pantainya yaitu Pantai Kijing. Sehingga pantai Kijing dijuluki dengan nama pantai primadona. Kalau dari jalur Kota Pontianak hendak ke Kota Singkawang tentunya akan melewati pasar Sungai Kunyit dan Pantai Kijing. Jika  melihat kearah kiri hanya laut yang bisa dilihat di sebelah baratnya, sedangkan untuk melihat sungainya tidak bisa.

Sejarah Nama Sungai Kunyit


Sungai Kunyit terdiri dari dua suku kata, yaitu sungai dan kunyit. Pada mulanya di tepi laut ada anak sungai kecil dekat aliran Sungai Semayar munuju ke muara. Ditepian anak sungai tersebut tumbuh kunyit yang hidup subur berumpun-rumpun. Apabila tumbuhan itu dicabut maka kunyit itu langsung tumbuh lagi, dan air sungainya tawar walaupun dekat dengan laut.
Sehingga masyarakat pada zaman dahulu terbiasa menyebut kampungnya dengan sebutan Sungai Kunyit. Karena ada sesuatu yang unik, menarik dengan tumbuhan kunyit dan air sungai tersebut. Kemudian sebutan itu disematkan menjadi nama daerahnya.
Untuk bisa melihat sungai yang ada di daerah ini, maka perlu menelusuri menuju Desa Sungai Kunyit Hulu tepatnya di Daerah Matang. Agar bisa sampai ke Sungai dari jalan raya jaraknya sekitar 7 km. Sungai Semayar yang terletak di Sungai Kunyit Hulu menyambung ke Sungai Duri dan Sungai Mempawah.

Foto: Group Kampungku Halamanku Sungai Kunyit
            Pada zaman dahulu aliran Sungai Semayar menjadi jalur transportasi air oleh masyarakat. Segala hasil pertanian dan hasil hutan dari Sungai Kunyit Hulu melewati aliran Sungai Semayar menuju muara laut. Lalu terbentuklah sebuah pasar yang terdapat didekat muara laut. Pasar tersebut menjadi pusat perputaran perekonomian masyarakat. Semua hasil laut dan darat dijual di sana, sehingga pasar tersebut dinamakan Pasar Sungai Kunyit.
Untuk Desa Sungai Kunyit Dalam, Desa Sungai Kunyit Hulu, kaya akan hasil pertanian karena tanahnya terdiri dari tanah putih dan gambut cocok untuk banyak jenis tanaman, dan untuk Desa Sungai Kunyit Laut kaya akan hasil laut, karena dekat dengan pantai. Lalu, nama Sungai Kunyit diabadikan menjadi nama Kecamatan.
Share on Google Plus

About Adi Kusuma

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

3 komentar: